Tampilkan postingan dengan label brosur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label brosur. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 November 2012

PENDIDIKAN TERAPI WICARA

Terapi Wicara

Dikarenakan beberapa tahun terakhir ini populasi klien yang membutuhkan pelayanan Terapi Wicara seperti : stroke, trauma kepala, anak dengan kebutuhan khusus yang mengalami gangguan bicara atau keterlambatan bicara, seperti ADHD, Autisme, Cerebral Palsy, dll, mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
Jumlah Terapis Wicara yang ada di Indonesia saat ini tidak mencukupi bila dibandingkan banyaknya jumlah kasus yang harus ditangani. Jumlah Terapis Wicara yang ada saat ini di Indonesia berjumlah 353 terapis membuktikan bahwa profesi ini masih langka, mengingat rasio terapis wicara dan penduduk Indonesia adalah 1:623.500. Dengan demikian peluang bekerja baik di sektor negeri atau swasta sangat besar. Menyikapi kondisi diatas pada tahun 2006, Politeknik Kesehatan Surakarta dibawah Kementrian Kesehatan R.I membuka program studi baru, yaitu Program D III Terapi Wicara, yang dikelola oleh Jurusan Okupasi Terapi Poltekkes Surakarta.

Pada tahun 2008 Program studi DIII Terapi Wicara resmi menjadi Jurusan Terapi Wicara Poltekkes Kemenkes Surakarta dan menempati gedung baru di Jalan Letjend Sutoyo Mojosongo Surakarta menjadi satu lokasi dengan Direktorat, Jurusan Keperawatan dan Jurusan Akupunktur.
Pelayanan terapi wicara merupakan tindakan yang diperuntukkan bagi individu yang mengalami gangguan komunikasi termasuk didalamnya adalah gangguan berbahasa bicara dan gangguan menelan. Pelayanan terapi wicara ini dilakukan oleh profesional yang telah memiliki keahlian khusus dan diakui secara nasional serta telah mendapatkan ijin praktek dari Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Profesi terapi wicara disebut sebagai Terapis Wicara (Speech Therapist). Pelayanan Terapi Wicara meliputi:
  • Asesmen atau pemeriksaan
  • Pembuatan program terapi
  • Pelaksanaan program terapi
  • Evaluasi program terapi
  • Evaluasi Gabungan (dengan profesi lain)
  • Rujukan ke ahli lain (jika perlu)
Terdapat 5 ( lima ) aspek yang menjadi bidang terapis wicara, yaitu: gangguan artikulasi, gangguan berbahasa, gangguan bersuara, gangguan irama kelancaran, serta gangguan menelan. Program D III Terapi Wicara didukung oleh tenaga pengajar lulusan dalam dan luar negeri, klinisi terapis wicara yang berpengalaman didalam bidangnya serta tenaga pengajar dari profesi lain yang berkaitan dengan bidang terapi wicara.
Terapis wicara dapat bekerja di rumah sakit negeri maupun swasta, klinik stroke, klinik anak dengan kebutuhan khusus, institusi pendidikan/sekolah, institusi rehabilitasi, dan praktek pribadi. Gelar yang diperoleh setelah menyelesaikan program pendidikan ini adalah Ahli Madya Terapi Wicara (Amd.TW).
Pengelola Program Studi D III Terapi Wicara
Ketua Jurusan : Bambang Kuncoro, M.OT
Sekjur            : R. Asto Soeyasmoro, Amd

Fasilitas
Untuk mendukung proses belajar mengajar dan  kegiatan lainnya serta menciptakan lulusan yang siap pakai, selain sarana dan prasarana standar seperti ruang kelas Full AC, ruang dosen, administrasi dan ruang rapat, dll; Jurusan Terapi Wicara menyediakan fasilitas-fasilitas antara lain sbb:
  • Laboratorium Terapi Wicara
  • Laboratorium Pemeriksaan Pendengaran
  • Laboratorium Latihan Bicara
  • Alat Bantu Dengar
  • Fasilitas Olah Raga dan Ibadah

Selasa, 01 November 2011

Alat-Alat Terapi Wicara


DAFTAR ALAT TERAPI WICARA
No
Barang
Harga
1.
Kartu Suku Kata
 Unknown
2.
Gambar Warna-warna
 Unknown
3.
Lawan Kata
 Unknown
4.
Johnson’s baby oil
 Unknown
5.
Gambar buah/huruf
 Unknown
6.
Kelereng & botol aqua 100 biji
 Unknown
7.
Super buble
 Unknown
8.
Tang Spatel
 Unknown
9.
Potong Buah
 Unknown
10.
Tisyu
 Unknown
11.
Alkohol
Unknown
12.
Sikat gigi oral motor (untuk pasien stroke&anak)
 Unknown
13.
Brushing/Sikat Brushing
 Unknown
14.
Kursi & Meja
 Unknown
15.
Kaca
 Unknown
16.
Almari tempat alat terapi
 Unknown
17.
Lilin & Korek Api
 Unknown
18.
Antiseptic pembersih tangan
 Unknown
By : Rismawati Simanjuntak, Amd.Tw

TERAPI WICARA MEDAN




1.       Apa Itu Pelayanan Terapi Wicara
Ø Pelayanan Terapi Wicara, adalah pelayanan kesehatan professional berdasarkan ilmu pengetahuan, teknologi dalam bidang perilaku komunikasi untuk meningkatkan dan memulihkan kemampuan perilaku komunikasi, yang berhubungan dengan kemampuan-kemampuan, bahasa, wicara, suara, dan irama/kelancaran, yang diakibatkan oleh adanya ganguan gangguan/kelainan anotomosis, fisiologi, psikologis, dan sosiologis.
2.      Tugas Pokok Terapis Wicara
Ø Tugas pokok Terapis Wicara, adalah melaksanakan pelayanan terapi wicara demi tercapainya kemampuan komunikasi yang optimal, baik dalam aspek bahasa, wicara, suara, irama kelancaran hingga mampu berkomunikasi secara wajar dan tidak mengalami gangguan gangguan psikososial dalam menjalankan fungsinya sebagai individu, maupun sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat.
3.      Ruang Lingkup Pelayanan Terapi Wicara
a.      Ruang lingkup pelayanan terapi wicara dilihat dari sifat pelayanannya meliputi
Ø  Promotif
Ø  Preventif
Ø  Kuratif
Ø  Rehbilitatif
b.      Aspek komunikasi dan menelan meliputi
Ø  Aspek wicara
Ø  Aspek bahasa
Ø  Aspek suara
Ø  Aspek irama dan kelancaran
Ø  Aspek menghisap, mengunyah, dan menelan
c.       Dilihat dari institusi kerja yang Menggunakan tenaga terapi wicara:
·         Rumah Sakit
·         Klinik-Klinik
·         Sekolah luar biasa/khusus
·         Sekolah Dasar
4.      Bagaimana Cara Kerja Terapis Wicara?
a.      Pemeriksaan dan Penilaian
Ø  Penilaian perkembangan kemampuan bahasa bicara
Ø  Pemeriksaan dan penilaian kemampuan bahasa.
Ø  Pemeriksaan dan penilaian anatomi dan fisiologi organ bicara dan pendengaran.
Ø  Pemeriksaan dan penilaian kemampuan respirasi untuk kebutuhan bicara.
Ø  Pemeriksaan dan penilaian kemampuan artikulasi
Ø  Pemeriksaan dan penilaian irama kelancaran
Ø  Pemeriksaan dan penilaian kemampuan menghisap, mengunyah, dan menelan.
b.      Penetapan diagnosis terapi wicara dan prognosis, istilah diagnosa dalam terapi wicara.
·         Afasia
·         Disglosia
·         Disartria
·         Dislalia
·         Disaudia
·         Disfonia
·         Dislogia
·         Gagap
c.       Penyusunan program/rencana
d.      Terapi tindakan
Menggunakan metode yang sesuai dengan waktu terapi berkisar 30-60 menit
e.      Evaluasi

 
Anda membutuhkan pelayanan Terapi Wicara hubungi kami
 
v Rismawati Simanjuntak, Amd.Tw
HP. 081 396 490 725
v RSU SARI MUTIARA
Jl. Kapt. Muslim No.79 Medan-20123.
Telp: (061) 8451812